Rabu, 11 Februari 2009

EKTRAKSI VACUM DAN FORCEP

Prof. dr. TM Hanafiah, SpOG (K)
Synonym : Ventouse
Introduction : (Definition)

Vacuum is an operation for the delivery of the fetal head from the mother by use of a vacuum extractor applied to the fetal scalp on presence of maternal effort (Hughes)*.

Tujuan

Indikasi

Syarat

Klasifikasi

Metode aplikasi dan traksi

Perbandingan teknik

Dokumentasi

Ekstraksi vakum

qEkstraktor vakum adalah suatu instrumen obstetrik untuk melahirkan bayi

qAplikasi ekstraktor vakum : outlet, rendah dan tengah seperti pada ekstraksi forsep.

qprosedur rotasi tidak dilakukan
Indikasi

Janin - gawat janin- memerlukan persalinan segera

Ibu

kala dua lama

keadaan ibu dengan kontraindikasi meneran

kondisi yang memerlukan kala dua diperpendek

kelelahan ibu
Kontraindikasi - Absolut

Bukan presentasi belakang kepala, presentasi muka atau dahi

Kepala belum masuk pintu atas panggul

Pembukaan serviks tidak lengkap

Bukti klinis adanya CPD

Kontraindikasi - Relatif

preterm atau TBJ <>

penurunan kepala di panggul tengah

tidak kooperatif

Syarat

presentasi belakang kepala, janin aterm, TBJ >2500 g

kepala sudah masuk pintu atas panggul

panggul ibu adekuat dengan penilaian klinis

analgesia yg sesuai

pembukaan serviks lengkap dan ketuban pecah

kandung kencing ibu kosong

operator yg berpengalaman

fasilitas pendukung bila prosedur tidak berhasil
Upaya menghindari komplikasi

Pastikan indikasi dan syarat penggunannya

Penempatan mangkuk tepat

Hindari terjepitnya jaringan lunak ibu

Arah tarikan yang benar

Hindari kekuatan tarikan yang berlebihan

Koordinasikan tarikan dengan usaha meneran

Awasi penurunan /pengeluaran

Terapkan “the rule of threes”,penghentian tindakan
Forces in vacuum Extraction
Vacuum Devices
Kegagalan Vakum – “the Rules of Threes”
3 tarikan, pada 3 kontraksi, tidak ada kemajuan

3 kali lepas: setelah satu kali gagal, nilai ulang dengan hati-hati sebelum memasang kembali

Setelah 30 menit pemasangan tanpa kemajuan

Vakum Lepas – penyebab

Alat yang rusak menyebabkan kebocoran vakum

Tenaga tarikan yang terlalu kuat

tak dikenali adanya CPD

aplikasi pada panggul tengah

presentasi Oksiput Posterior

sikap defleksi

Arah tarikan yang kurang tepat menyebabkan kebocoran tekanan vakum

Terjepitnya jaringan lunak ibu pada jalan lahir

“MNEMONIC” EKSTRAKSI VAKUM
Fungsi forsep

Fungsi forsep obstetrik adalah sebagai berikut :

traksi kepala janin

rotasi kepala janin

fleksi kepala janin

ekstensi kepala janin

Fungsi-fungsi ini menyebabkan kompresi kepala janin

Penggunaan yang benar meminimalkan kompresi in
Indikasi

janin

Gawat janin yang membutuhkan persalinan segera

Ibu

Kala dua yang memanjang

Kondisi ibu dengan kontra indikasi untuk meneran

Kondisi yang membutuhkan kala dua diperpendek

Kelelahan ibu

Sikap kepala janin yang defleksi dan malposisi
Syarat

Kepala sudah masuk pintu atas panggul

Pembukaan serviks lengkap dan ketuban pecah

Dikenali dengan pasti posisi kepala janin

Panggul ibu adekuat

Kandung kencing ibu kosong

Analgesia yg sesuai

Operator yg berpengalaman

Fasilitas pendukung yang memadai bila tindakan gagal
Klasifikasi Persalinan dangan Ekstraksi forsep
Forsep ‘outlet

Kepala terlihat di introitus tanpa harus membuka labia

Kepala janin telah berada di dasar panggul

Sutura segitalis berada pada:

Diameter AP atau

Posisi oksiput kanan/kiri anterior atau posterior

Kapala janin berada pada atau di atas perineum
Forsep Rendah

Bagian terendah kepala ada pada station +2 atau lebih (Hodge 3-4)

dua jenis :
Rotasi 45 derajat atau kurang

Rotasi lebih dari 45 derajatForsep Tengah
Kepala sudah masuk pintu atas panggul

Bagian terendah kepala di atas station +1

Plihan lain untuk forsep tengah adalah seksio sesarea – akses untuk melakukan seksio sesarea sangat penting saat melakukan persalinan dengan forsep

Memeriksa Pemasangan – “Posisi untuk Keamanan

Ubun-ubun kecil di tengah antara daun forsep dan satu jari di atas bidang datar dari tangkai forsep dengan sutura lambdoidea satu jari di atas tiap tangkai

Masuknya daun forsep harus nyaris tak terasa dan tidak lebih dari seujung jari dapat diselipkan antara tangkai forsep dengan kepala janin

Sutura sagitalis tegak lurus terhadap bidang datar dari tangkai forsep
Forceps
“MNEMONIC” EKSTRAKSI FORSEP
Perbandingan antara vakum dengan forsep

8 randomized, prospective trials

Outcome yang dinilai

kelahiran dengan cara yang dikehendaki

kejadian seksio sesarea

keperluan akan analgesia untuk ibu

morbiditas ibu dan neonatus

Keuntungan Ekstraksi vakum

Tidak ada peningkatan morbiditas neonatus yang bermakna

Lebih sedikit membutuhkan anestasi regional/umum

Lebih sedikit trauma terhadap vagina/perineum ibu

Kerugian Ekstraksi Vakum

Sefalhematoma

perdarahan subaponeurotik (subgaleal)

Perdarahan retina pada neonatus

tidak jelas bermakna secara klinis

Cenderung gagal, perlu alternatif lain

Informasi kepada pasien kemungkinan risiko-risiko ini

Dokumentasi Persalinan dengan Tindakan

Prosedur harus tercatat dengan jelas pada setiap kasus

Dokumentasi ini harus menjelaskan intervensi dan tindakan yang telah dilakukan

Termasuk gambaran tentang cara pelaksanaan teknik tindakan dan indikasi-indikasinya

5 komentar:

  1. Vivin Zahlia15 Juni 2009 21.26

    Jangan terlalu singkat, klo bisa ditambah gambar vacum & forsep + cara pasangnya biar lebih bagus key

    BalasHapus
  2. yang banyak donk isi nya..........
    utk buat makalah kan harus ada gambarnya, n kalo bisa ama video nya ya........
    thanks

    BalasHapus
  3. makasi ya atas masukannya??
    iya insya allah akan ditambahkan..

    BalasHapus
  4. ini kok sama ama diktat dosen gw,,cman dsini ga ada gambar vakum ama forsepnya,,kok bs sama sih???

    BalasHapus
  5. Terlalu singkat nich, sebagai perawat kita sangat identik dengan askep. Na askepna ni ga ada. tolong ya.

    BalasHapus

kalau udah di baca beri komentar ya....